Monday, March 30, 2009

Bosan

Tidak ada yang bisa dikerjakan. Tidak ada semangat buat mengerjakan sesuatu. Entah kenapa tidak ada semangat. Kemaren hari yang menyenangkan tapi hari ini kembali menjadi hari yang sepi tidak ada apa-apa. Wah kenapa tidak ada kesibukan sama sekali. Bisa-bisa aku menjadi gila dan tidak ada yang bisa menyelamatkan aku dari kegilaan.

Beberapa akhir ini saya membaca buku yang kira-kira bisa membantu saya untuk mengatasi masalah saya berkomunikasi. Ketika membeli buku-buku itu rasanya bersemangaat dan dapat merasakan efek yang saya peroleh setelah saya membaca buku itu. tapi ditengah jalan sepertinya efek-efek itu rasanya tidak akan saya peroleh. bagaimana tidak, mengerti seluruhnya saja sulit sekali. dan saya akhirnya bosan buat membaca sampai akhir. isinya sepertinya menarik tapi tidak bisa dimengerti semuanya.

Semua yang didapat, cuman barang yang tidak diinginkan.

Thursday, March 26, 2009

Tong sampah

Menurut seorang ahli neurologi Dr. Yoneyama Kimihiro dalam buku nya "Teknik Berkomunikasi orang Pandai", orang yang pandai ketika berkomunikasi langsung (tatap muka), dia akan selalu memperhatikan ekspresi lawan bicara. Orang yang pandai menggunakan kedua bagian otak kanan dan kiri ketika berbicara.

Dengan melihat ekspresi dan gerak-gerik lawan bicara, otak kanan mentranslasikan perasaan lawan bicara dan meneruskan ke otak kiri untuk menyesuaikan aksi dan kata-kata selanjut nya yang sesuai.

Dengan kata lain, orang yang pandai berkomunikasi tidak hanya pandai bicara sesuai yang ada dalam pikirannya, tetapi secara dinamis menyesuaikan isi pembicaraan sesuai dengan ekspresi lawan bicara.


Di manakah saya bisa menemukan orang pandai seperti di buku pak Yoneyama ini? Sepertinya orang-orang yang saya temui tidak pernah berpikir mengenai ekspresi saya ketika saya mendengar mereka bicara.

Kalau dipikir-pikir latar belakang sepertinya sangat berpengaruh. Saya berada di komunitas manusia-manusia yang berkutat dengan mesin. Di mana mungkin kesempatan berbicara dengan manusia sangat kecil. Bahkan ekstrimnya dalam satu hari satu patah kata pun tidak keluar dari mulut.

Apalagi orang-orang ini perantauan dari negeri lain. Lengkaplah sudah. Kendala bahasa menambah parah komunikasi. Perantau yang hanya pandai berbicara dengan mesin.

Kalau saya bertemu dengan orang-orang seperti ini, saya cuman akan tabah "mendengar". Manggut-manggut. Bersimpati. Atau kalau sudah tidak tahan, saya kabur! Bagaimana tidak, kalau mereka dibiarkan saya cuman jadi tong sampah untuk jenis yang tidak bisa dibakar. Tong sampah penuh yang gelisah.

Lalu saya juga menjadi perantau yang akan berceloteh di depan mesin berharap para pembaca dengan sabar mendengar keluhan saya tanpa kabur kemana-mana. Kalau tidak saya akan teriak2 di kamar menyanyi yang menyediakan servis minuman selama 2 jam.

Oh, saya butuh psikiater.

Wednesday, March 25, 2009

Tidak bersemangat

Emosi yang tidak terpakai seperti saya tulis di sini sepertinya saya telah salah. Bukannya saya tidak menggunakan emosi tiap hari, tapi saya sadar ternyata saya cuman tidak semangat saja. Kemaren salah seorang teman menegur saya karena saya terlihat tidak punya semangat meskipun kemaren hari istimewa buat saya.

Ya, ternyata saya selama ini tidak bersemangat.

テンションが低い: tidak bersemangat

Monday, March 23, 2009

deFacebook

Setelah cukup terusik dengan news feed nya Facebook seperti tertulis di posting sebelumnya, akhirnya saya memilih salah satu fitur yang ditawarkan add on Firefox : Stylish 0.5.29.

Inti dari add on ini adalah kustomisasi tampilan website sesuai yang kita inginkan. Pertama kali install add on di firefox kemudian buka halaman http://userstyles.org/.

Di situs itu banyak sekali script2 stylish yang bisa diinstall. Langkah2 install bisa diikuti di situs yang sama. Di halaman ini http://userstyles.org/styles/site/facebook.com banyak sekali script untuk mengatur tampilan facebook.

Beberapa script yang saya pilih fungsinya:
  1. menutup news feed
  2. menutup highlight
  3. menutup iklan
  4. menutup menu-menu ndak penting
  5. menutup chat
Dan dengan berbekal sedikit pengetahuan css dan html, user dapat membuat script sendiri. Berikut script yang saya buat :

@namespace url(http://www.w3.org/1999/xhtml);

@-moz-document domain("facebook.com") {

.fstatus{ display: none !important; }
#profile_status{ display: none !important; }
#profile_pic{ display: none !important; }
.wallimage{ display: none !important; }
.fupdt{ display: none !important; }
.sm{ display: none !important; }
.updates{ display: none !important; }
.UIRoundedImage_Image{ display: none !important; }
.sq { display: none !important; }
.UIRoundedImage { display: none !important; }
.UIRoundedImage_WHITE { display: none !important; }
.UIRoundedImage_LARGE{ display: none !important; }
.profile_pic { display: none !important; }
.new_user_thumb { display: none !important; }
.UIStoryAttachment_Content{ display: none !important; }
#welcome_requests{ display: none !important; }
}

Fungsinya:
  1. menutup semua avatar (sebenernya ini bisa gampang diset di firefox / block images)
  2. menutup semua update status
  3. menutup gambar2 dan media pada stories
Dan hasil nya ... tampilan facebook tampak seperti program email berbasis teks atau mailing list. Tanpa ada gambar avatar di profil dan daftar teman. Foto-foto di album foto masih tetap ada sih....

Kekurangan stylish ini script harus dipasang di masing2 browser. Jadi begitu pindah ke pc lain, harus setting ulang. Begitu juga bila facebook mengupdate kode html nya, maka script juga harus diupdate.


Kira-kira apa jadinya facebook tanpa ada "face" nya :)

Guitar Concert


Beberapa hari yang lalu saya berkesempatan melihat konser gitar klasik. Penampilan para mahasiswa yang tergabung dalam klub gitar dari universitas yang berbeda. Saya cuman bisa melongo melihat penampilan mereka yang keren.

Saya baru tau juga kalau ada pose dan cara khusus memainkan gitar klasik.


Sunday, March 22, 2009

Musim Semi : Pertemuan dan Perpisahan

Bagi saya orang tropis, musim semi adalah menggembirakan. Berakhirnya musim dingin yang serasa lama karena dinginnya yang membuat menderita. Suhu musim semi sejuk serasa di Bandung.

Musim semi ternyata tidak selalu menyenangkan bagi semua orang. Yang saya tau orangorang jadi lebih banyak memakai masker karena mereka alergi serbuk bunga sugi (kafun). Dan mereka yang menderita penyakit ini rasa nya menderita karena batuk2 dan hidung berlendir.

Tapi saya baru mendengar bahwa di musim semi ini sebagian orang Jepang merasa bimbang. Terutama orang-orang muda di Jepang. Musim semi adalah musim perubahan.

Di musim semi awal taun ajaran baru dimulai. Kenaikan kelas, kelulusan, memulai kehidupan baru bagi mahasiswa baru (tinggal jauh dari orang tua dan lingkungan baru), dan kehidupan baru bagi karyawan baru di perusahaan/lulusan baru universitas. Di Jepang training karyawan baru dilakukan di musim semi mengikuti tahun ajaran di sekolah.

Pertemuan dengan orang-orang baru tentu membuat canggung dan perpisahan dengan orang-orang terdekat selama di sekolah atau di kampus tentu membuat sedih.


Saturday, March 21, 2009

Facebook

Beberapa bulan yang lalu...

Saya memutuskan untuk menonaktifkan Facebook. Saya benar-benar kecanduan facebook. Tiap beberapa menit saya sepertinya harus membuka facebook. Baik di rumah ataupun di kampus. Padahal saya hanya baca-baca dan lihat-lihat halaman orang lain.

Hal yang membuat saya menonaktifkan facebook itu news feed nya yang benar-benar berlebihan Update terbaru semua orang seperti nya harus saya ketahui. Padahal saya sebenarnya tidak mau tau hal-hal kecil yang terjadi di semua daftar teman. Saya juga sebenarnya tidak mau melihat foto-foto teman bersama orang-orang yang tidak saya kenal. Saya coba atur prioritas news feed dari teman-teman yang muncul. Tapi tetap saja update nya bermunculan. Saya mencoba blok "orang-orang yang termasuk aktif" menulis status nya tiap menit yang saya tidak begitu kenal. Tapi lama-lama capek juga karena harus menuliskan semua nama satu persatu. Padahal solusi nya cukup sederhana. Tidak usah buka itu Facebook :).

Sebenarnya masing-masing user bisa mengatur item-item aksi yang perlu di publish atau tidak. Setting privasi difasilitasi oleh Facebook. Tapi karena semua orang ingin seluruh dunia tau kegiatan sehari-harinya, maka privasi seperti nya tidak ada gunanya. Ini berbeda sekali dengan orang2 Jepang di SNS mereka, Mixi. Memasang foto di profil adalah hal yang menakutkan, apalagi menuliskan log diri tiap jam.

Saya tutup Facebook....

Beberapa hari yang lalu

Saya iseng membaca beberapa blog terkenal di Indonesia. Dan saya menemukan topik personal branding lewat Facebook page sedang ramai dibicarakan. Akhirnya saya penasaran dan kembali mengaktifkan facebook saya.

Di facebook sekarang ....

Hidden Friends
Hal yang menggembirakan, facebook menyediakan fasilitas buat menyembunyikan update dari teman-teman. Dan mereka jadi menyandang gelar hidden friends. Tapi sayang nya setting nya masih per user. Secara default semua update dari daftar teman pasti muncul.

Facebook Page: Beranak dalam Facebook
Saya melihat Facebook Page ternyata seperti halaman Profil. User bisa membuat profil baru tentang usaha, bisnis, artis atau apapun. Ternyata sekarang user Facebook bisa beranak pinak. Menurut pengalaman user yang sudah memanfaatkan personal Branding lewat Facebook Page dinilai efektif. Berniat mencoba?

Masih seperti beberapa bulan yang lalu.
Banyak user yang menulis status nya tiap jam di facebook. Saya melamun, saya tidur, saya capek, saya mandi, dan lain sebagainya .... Saya serasa jadi malaikat yang bisa melihat semua aktifitas orang-orang yang ada di daftar teman ... atau saya seperti jadi perawat/dokter yang bisa mengontrol keadaan pasien tiap jam...

Kira-kira sampai kapan ya trend menulis dan mempublish status diri ini bakal terus berlangsung .... ato orang-orang bakal bosan dan akhirnya menutup Facebook nya seperti saya beberapa bulan lalu ..


nb: saya akhirnya menggunakan add on dari firefox (http://userstyles.org) untuk menutup semua panel yang tidak mau saya liat di facebook. cara ini efektif!

Wednesday, March 18, 2009

Warning! Unused Brain Item


Calculation processing, intelligence used : 15% (invalid)
Art, creative, and imagination : 85% (high).
Emotion 0% (unused).

There is an unused brain item.
Cleaning up is urgently required!


Hasil scan otak saya akhir-akhir ini. Yang ada dalam pikiran cuman pekerjaan dan hobby. Sepertinya saya tidak pernah menggunakan emosi. Terlalu banyak masalah yang dibiarkan terlewat begitu saja.

Lama kelamaan saya mungkin menjadi robot yang tidak punya emosi. Setiap hari berjalan datar. Tidak ada tawa ataupun tangis.



Sunday, March 15, 2009

Animasi lagi

Sepertinya lagi kecanduan buat animasi. Hasilnya sih ndak ada bagus2nya. Kali ini 116 frames. Abis dua buku gambar kecil. Bikin animasi bener2 capek.

Ini animasi yang dibuat manual, digambar perframe dan dipotret dengan kamera digital. Animasi dirangkai dengan menggunakan software Picasa.



Setelah dibersihkan dan mencoba menambahkan balon komik fitur baru dari Youtube. Audio Swap juga dicoba tapi sepertinya butuh waktu buat memprosesnya.

Friday, March 13, 2009

Wednesday, March 11, 2009

Animation

Belajar membuat animasi orang berjalan. Pertama membuat siluet terlebih dahulu. Terdiri dari beberapa pose yang dirangkai menjadi satu scene. Biasa disebut sebagai flipbook animation.

Kemudian membuat gambar utuh karakter di siluet. Sayang nya proporsi tubuh tidak seimbang. Membuat gambar animasi membutuhkan konsistensi di tiap frame agar tidak menyebabkan kejanggalan pada karakter.


Membuat gambar animasi dengan pose2 sederhana sekarang lebih mudah dikerjakan dengan bantuan software-software grafis seperti moho, anime/manga studio, dll.

Monday, March 9, 2009

Snowboard & Karaoke

Akhirnya ada kesempatan mencoba snowboard!

Meski tahun lalu pernah mencoba ski, bener-bener gagal. Sepatu ski keras dari plastik, jadinya tidak bisa bergerak sama sekali. Begitu mencoba meluncur pasti jatuh karena badan yang tidak seimbang. Tangan pun disibukkan dengan stik yang sepertinya tidak ada gunanya. Olah raga yang menyiksa badan. Akhirnya menyerah dan tidak mau mencoba ski lagi.

Bagaimanapun juga pengen bisa salah satu olah raga di musim dingin. Akhirnya begitu ada kesempatan mengikuti kelas snowboard, tidak ada salahnya mencoba. Meski pada dasarnya sama saja meluncur-meluncur juga, tapi sepatu snowboard dari kain dan tidak kaku. Tangan pun bisa bebas bergerak. Tiga hari mengikuti kegiatan snowboard, di hari pertama ada kursus dengan instruktur. Meski susah, tapi akhirnya dua hal yang diajarkan oleh intruktur bisa berhasil diikuti dengan baik. Tapi jatuh nya pun tak terhitung.

Karena masih pemula, selanjutnya akan mencoba lagi.

Di hari ketiga, kecelakaan. Karena repot, ketika naik lift, papan snowboard selalu dilepas. Dan begitu turun dari lift dan mau masang papan ke sepatu, karena posisi lumayan curam, papan meluncur dengan sendirinya. Kabut yang tebal benar-benar menghambat. Meski dah mengejar hingga beberapa meter, tidak terkejar juga. Akhirnya papan hilang ke hutan.

Rasanya sia-sia mencari sendiri. Akhirnya mampir di restoran terdekat dan menghubungi patrol. Sambil minum kopi, 20 menit kemudian papan akhirnya kembali ditemukan. Benar-benar pengalaman yang memalukan ...

Selama tiga hari mengikuti sekolah snowboard, sebetulnya kegiatan di lab tidak libur. Tapi meliburkan diri. Alhasil di hari kedua dicari2 orang lab karena ada urusan dokumen yang tidak selesai. maunya libur, tetap saja masih ada urusan di kampus....

Akhir2 ini sering sekali ke karaoke box. Taun ini sepertinya taun karaoke. Orang-orang Jepang benar-benar pandai bernyanyi. Meskipun mereka lebih tepat disebut konsentrasi dalam menyanyi. Menyanyi seperti pidato. Tepat dan tanpa salah di lirik. Harus sering-sering latihan nih biar ndak malu-maluin.