Akhirnya pergi ke rumah sakit buat minta penilaian dokter/ortopedik tentang kelainan di tangan dan kaki. Pertama kali datang ke rumah sakit di negara ini. Seperti biasa rumah sakit bau obat.
Begitu masuk ke ruang bapak ortopedik, tatapan si dokter langsung ke tangan saya. Tanpa basa-basi langsung di pegang2. Dia seperti mencari cari tulang2 di tangan dan kaki saya. Tak lama, dia langsung ketik2 di komputer cari nama kelainan di database. Buka-buka buku dan liat-liat gambar. Si bapak ini bener-bener penasaran dengan tulang belulang ini. Si bapak berusaha mengklasifikasikan level kelainan saya buat dicatat di buku penyandang cacat.
Akhirnya masuk ke ruang X-Rays. Pertama kali rontgen tangan dan kaki. Begitu melihat hasil rontgen, benar-benar mengejutkan ketika saya tau di kaki kanan saya cuman ada satu tulang (saya tidak punya tulang fibula kanan).
Meskipun saya tidak punya banyak tulang di bagian kanan, tapi tidak punya fibula benar-benar mengejutkan. Selama ini bagaimana saya berdiri ya ...
Heww.. browsing2 nyari fungsinya fibula, cuma dapat bahwa itu tempat melekatnya otot. Hmm.. buta medis, ga ngerti..
ReplyDeleteOh ya, ngomong-ngomong, pas browsing, ketemu ini http://poesygalore.blogspot.com/2008/05/fibular-hemimelia-amputation.html
mungkin Sandy dah tau sih.. dia menjalani perawatan 'pemanjangan' sebelah kaki.
wah galih browsing buat saya? makasih gal...terharu saya...
ReplyDeletesetelah saya baca artikel tadi, orang yg tidak punya fibula malah diamputasi dan pake kaki buatan. tapi kaki kanan saya ajaib, tidak perlu diamputasi malah bisa berdiri bertaun2.
saya ragu sih. bulan depan baru dapat gambar rontgent nya. apa benar saya tidak unya fibula kanan dan dokter boong.
weks, kalo bisa berfungsi dan tidak sakit jangan diamputasi..
ReplyDeletesaya salah baca kali ya.. kalo ga salah ada tentang leg lengthening di artikel itu. tapi mungkin karna browsing-nya nyambi gawe jadi salah liat..
good luck buat hasil rontgent-nya!
emang ada juga yang tulangnnya diperpanjang. tapi tidak seefektip amputasi. dan lagian amputasi dan lengthening dilakukan waktu masih kecil. solusinya buat saya sepertinya ya cuman pake sepatu buat nyamain panjang kaki.
ReplyDelete